Our Blog

Jenis dan Sejarah Tentang Lampion

Seperti yang anda ketahui, di dunia ini ada banyak sekali seni yang sudah mulai terlupakan. Hal itu merupakan suatu hal yang benar dan memang tidak dapat dikatakan bohong karena ada banyak sekali seni seni yang muali terlupakan padahal seni tersebut sangat lah indah dan memang bernilai sejarah. Diantara banyak nya seni yang bernilai sejarah tersebut, kali ini akan kami berikan salah satu seni yang sudah mulai terlupakan untuk anda dan seni tersebut adalah lampion. Memang kegunaan lampion bisa dikatakan sangat lah banyak, tetapi memang kegunaan lampion ini merupakan sebuah fungsi seni pada intinya. Jangan sampai anda membiarkan lampion ini terlupakan karena ditakutkan, seni indah nan mengagumkan ini akan punah dari ibu pertiwi. Untuk anda yang ingin melestarikan lampion tersebut, anda tentu lah perlu memperbanyak ilmu tentang lampion tersebut walaupun memang sangat sulit untuk mencari hal tentang kelengkapan seni lampion itu sendiri.

Apabila anda masih kebingungan dalam usaha untuk mencari pengetahuan tentang lampion itu sendiri, kali ini akan kami akan mempermudah usaha anda tersebut. Akan kami berikan untuk anda semua tentang lampion yang tentu akan membuat pengetahuan anda tentang lampion ini bertambah. Untuk anda yang benar benar ingin mengetahui ulasan tentang lampion ini, kami tekankan agar anda memahami ulasan ini dengan sebaik baiknya. Jangan sampai ada suatu hal penting yang anda lewatkan karena jika itu sampai terjadi, anda pastilah akan sangat dirugikan jika ilmu tentang lampion yang anda inginkan tersebut tidak berhasil anda dapatkan. Untuk anda yang memiliki keseriusan tentang lampion ini, sangat kami sarankan agar anda tidak memahami pengetahuan tentang lampion ini sendiri. Sebarkan lah pengetahuan yang anda dapat di tempat ini ke para generasi muda yang ada di sekitar anda agar lampion ini tetap bisa dilestarikan. Jika anda tidak melakukan hal itu tentu bisa saja lampion ini akan mengalam kepunahan dan dampaknya sendiri akan sangat lah terasa kepada kita semua. Untuk itu kesadaran bersama memang sangat diperlukan untuk pelestarian lampion ini.

Macam macam Jenis Lampion Asli Indonesia

Anda pastilah mengetahui bahwa lampion yang berwarna merah bulat merupakan sebuah lampion yang berasal dari cina. Apabila anda hanya mengetahui jenis lampion tersebut, anda telah melakukan kesalahan besar karena sebenarnya ada sangat banyak jenis lampion di dunia ini. jika dikatakan jenis lampion yang terdapat di dunia ini, memang akan sangat banyak dan tidak bisa dijelaskan hanya dengan ulasan singkat yang kami berikan, tetapi untuk itu, akan kami berikan untuk anda macam macam jenis lampion asli Indonesia. ada 4 jenis lampion yang terdapat di Indonesia yaitu Ting, Damar Kurung, Impes, dan Teng Teng.  Untuk anda yang masih kebingungan tentang jenis lampion tersebut kali ini akan kami berikan untuk anda penjelasan tentang 4 jenis lampion asli Indonesia. berikut 4 jenis lampion tersebut :

  1. Ting

Perlu anda ketahui, solo memiliki lampion khas nya sendiri dan lampion tersebut adalah Ting. Mungkin anda tidak mengetahui tentang jenis lampion ini, tetapi di solo, jenis lampion ini sangat lah terkenal dan semua warga solo pasti lah mengetahui tentang lampion Tin ini. sebenarnya, ting merupakan sebuah tradisi yang terdapat di kota solo. Tradisi tersebut adalah tradisi dalam menyambut malam selikuran yang merupakan malam ke 21 pada bulan ramadhan yang terdapat di kalender hijriyah yang dipercayai oleh umat muslim. Untuk melestarikan lampion ting, pemerintah kota surakarta selalu melaksanakan festival ting ini setiap tahun nya dan respon nya memang sangat lah bagus karena peminat lampion ting ini memang sangat lah banyak karena festival ting ini selalu dihadiri oleh banyak orang dan tidak pernah sepi.

Untuk bentuknya sendiri, lampion ting ini memang memiliki bentuk yang hampir mirip dengan bentuk lampion asli dari cina. Hanya saja, terdapat bentuk segi enam di ke empat sisinya yang membuat lampion ini nampak elegan nan indah. Untuk warna nya sendiri, lampion ini mayoritas berwarna emas walaupun ada juga lampion ting berwarna merah seperti lampion asli china. Untuk penggunaanya sendiri, lampion ini sangat jarang digunakan untuk penerapan karena kebanyakan warga solo menggunakan lampion ini murni untuk hiasan. Pada festival malam selikuran tersebut, rata rata orang yang membawa lampion ini membawa tongkat yang dijulurkan kedepan dan pada ujung tongkat tersebut terdapat lampion ting yang diikat dengan menggunakan sebuah tali.

  1. Damar Kurung

Selain warga solo, warga gresik juga memiliki lampion asli daerah nya sendiri. Jika di solo, lampion ting digunakan sebagai tradisi untuk memperingati malam selikuran, lampion damar kurung ini digunakan untuk memperingati malam lailatul Qadar yang juga terdapat pada bulan suci ramadhan di kalender hijriyah umat islam. Selain pada waktunya, ada perbedaan perayaan untuk lampion ting dan lampion damar kurung ini. jika di solo teknik perayaan pada malam selikuran yang menggunakan lampion ting tersebut dirayakan dengan sebuah pesta besar di tengah keraton surakarta, hal ini berbeda sangat jauh dengan perayaan menyambut malam lailatul qadar yang ada di gresik. Perayaan nya hanya dengan menggantungkan lampion damar kurung ini di depan rumah. Mungkin anda pun telah benar benar memahami bahwa lampion damar kurung ini memang lah merupakan tradisi asli warga muslim gresik karena perayaan nya sendiri terdapat pada malam lailatul qadar di bulan ramadhan.

Untuk namanya sendiri, ada filosopi tersendiri untuk damar kurung tersebut. Damar memiliki arti lampu atau alat penerangan  yang membawa cahaya dari sebuah api kecil. Sedangkan untuk kurung, nama kurung memiliki arti sebagai sebuah tempat yang digunakan untuk hewan tinggal yang berupa kandang walaupun lebih merujuk pada sangkat yang biasa digunakan untuk tempat tinggal burung yang digunakan dengan cara digantung. Jika digabungkan arti kedua asal nama ini, arti damar kurung berarti sebuah kurung atau sangkar dengan posisi tergantung yang memiliki lampu penerangan berupa sebuah api kecil di dalamnya.

Sebenarnya, damar kurung ini cukup berbeda dengan lampion yang berasal dari china karena damar kurung ini lebih identik dengan lentera yang berasal dari jepang. Perlu anda ketahui, lampion damar kurung yang berbentuk seperti sangkar burung ini sudah mulai mengalami kepunahan di Indonesia. untuk mebuat damar kurung ini tidak mengalami kepunahan, pemerintah kabupaten gresik pun membuat sebuah perayaan setiap tahun nya untuk membuat damar kurung ini tidak terlupakan.

  1. Impes

Selain lampion teng yang berasal dari solo dan lampion damar kurung yang berasal dari gresik, terdapat sebuah lampion asli indonesia lain yang bernama impes. Lampion impes ini merupakan sebuah lampion yang merupakan lampion asli dari kabupaten jepara. Seperti dua jenis lampion sebelumnya, lampion ini juga merupakan sebuah tradisi asli warga muslim. Hanya saja lampion ini pun memiliki waktu berbeda pada tanggal perayaan nya. Lampion ting merupakan sebuah lampion yang berguna untuk memperingati malam selikuran yang merupakan malam ke 21 pada bulan ramadhan, lampion damar kurung merupakan lampion yang berguna untuk memperingati malam lailatul qadar, sedangkan lampion impes ini berguna untuk memperingati malam nisfu syaban yang merupakan malam ke 15 di bulan ramadhan. Tetapi untuk teknik memperingati nya sendiri, lampion impes ini memiliki teknik yang sama seperti lampion damar kurung karena untuk memperingati nya, warga jepara hanya menggantungkan lampion ini di depan rumah.

Sebagai pengetahuan, ada sebuah filosopi dari nama impes yang dipilih sebagai lampion asli jepara ini. impes merupakan serapan dari kata mimpes yang memiliki arti kempis. Lampion ini memiliki arti tersebut karena bentu lampion ini sangat lah unik. Lampion ini bisa mengempis dan juga bisa dilipat ketika sedang digunakan. Untuk membuat impes ini tidak hilang ditelan jaman, pemerintah kabupaten jepara membuat sebuah perayaan tersendiri untuk melestarikan impes ini. perayaan tersebut bernama pesta baratan yang pada perayaanya, para generasi muda di kabupaten jepara akan melakukan baratan yaitu berkeliling. Ketika para generasi muda tersebut berkeliling, para pemuda ini akan menggunakan pakaian dari kerajaan kalinyamat karena pesta ini memang memiliki tema seperti kerajaan kalinyamat.

  1. Teng teng

Setelah anda mengetahui 3 jenis lampion sebelumnya yang bernama ting, damar kurung, dan impes, sekarang anda akan mengetahui tentang lampion asli Indonesia ke 4 yang merupakan lampion asli Indonesia terakhir. Nama lampion asli Indonesia yan terakhir ini adalah lampion teng teng. Lampion ini merupakans sebuah jenis lampion yang adalah lampion asli dari kota semarang. Lampion ini memiliki sebuah tradisi tersendiri karena warga muslim kota semarang sering membawa lampion ini sebagai penerangan untuk pergi ke masjid. Lampion ini juga lebih sering digunakan saat bulan ramadhan karena ada sangat banyak warga muslim kota semarang yang membawa lampion ini untuk pergi tarawih. Pada awalnya, lampion teng teng ini bernama lampion dian kurung. Lampion ini pertama kali dibuat pada tahun 1942.

Seperti nama nama lampion sebelumnya, nama dian kurung ini pun memiliki arti tersendiri. Dian memiliki arti sebagai lampu atau penerangan sedangkan kurung memiliki arti kurungan atau lebih tepatnya sangkar. Pada bagian tengah teng teng, terdapat sebuah rangka yang bisa berputar pada lampion teng teng ini. rangka berputar tersebut ditempeli kertas kertas yang berbentuk kambing, unta, naga, dan masih banyak jenis hewan lainnya. Ketika lilin di dalam teng teng dinyalakan, rangka yang terdapat di dalamnya akan berputar yang akan membuat lampion tersebut memiliki bayangan hewan hewan di dalamnya. Berbeda dengan lampion damar kurung yang memiliki bentuk persegi empat, lampion teng teng ini memiliki bentuk persegi delapan. Sama seperti lampion lampion sebelumnya, lampion teng teng ini pun sudah mulai hilang di kota semarang. Untuk melestarikan lampion lampion tersebut, pemerintah kota semarang mengadakan sebuah festival yang bernama festival sungai banjir kanal barat atau lebih dikenal dengan festival BKB. Pada festival BKB ini, akan ada ratusan lampion teng teng yang dihanyutkan di sungai banjir kanal barat. Lampion ini sendiri dirayakan setiap tahun di kota semarang.

Cerita Sejarah yang Paling Populer tentang Lampion

Sebenarnya ada sangat banyak sejarah yang berhubungan tentang lampion di dunia ini. sejarah sejarah tentang lampion tersebut, ada yang berbau tentang mistis, percintaan dan masih banyak lagi. Diantara banyaknya cerita sejarah itu, terdapat sebuah cerita sejarah yang memang bisa dikatakan merupakan cerita sejarah yang paling populer tentang lampion ini. cerita sejarah tentang lampion itu menceritakan tentang seseorang bernama Lie Ce Seng. Le Ce Seng merupakan sebuah perampok budiman yang memiliki cerita seperti robin hood yang sering membagikan hasil curiannya kepada warga yang membutuhkan. Lie Ce Seng merupakan seorang perampok baik hati yang terdapat saat dinasti Ming. Pada sejarahnya, ia merupakan seseorang yang hidup di sebuah kota di cina yang bernama kota Kai Feng.

Berbeda dengan Robin hood yang melakukan semua aksinya sendiri, Lie Ce Seng memiliki sebuah kelompok perampok untuk menjalankan aksinya. Nama kelompok Lie Ce Seng ini memang sangat lah populer pada masanya dan nama kelompok nya pun sungguh sangat lah bagus di mata masyarakat. Mayoritas masyarakat memang sangat menyukai kelompok Lie Ce Seng ini, tetapi ada satu kelompok masyarakat yang tidak menyukai kelompok Lie Ce Seng ini. kelompok masyarakat yang tidak menyukai tersebut adalah kelompok masyarakat kelas atas yang uang nya sering dicuri oleh kelompok Lie Ce Seng. Orang orang pada kelompok ini memikirkan cara untuk menjatuhkan kelompok Lie Ce Seng. Ketika orang orang ini berkumpul, mereka pun memutuskan sebuah cara terbaik dan cara tersebut adalah dengan menghancurkan reputasi dari Lie Ce Seng itu sendiri. Usaha mereka pun bisa dikatakan cukup berhasil saat dilakukan karena warga kota tersebut memang menjadi membenci Lie Ce Seng karena mereka mendengat kabar kalau Lie Ce Seng menggunakan harta curian nya untuk kepentingannya pribadi.

Pada awalnya, Lie Ce Seng tidak mengetahui kalau namanya menjadi buruk di kota tersebut. Pada suatu waktu, Lie Ce Seng hendak melaksanakan perampokannya selanjutnya. Karena kelompok nya merupakan seorang perampok profesional, ia dan kelompok nya pun menyamar terlebih dahulu untuk melihat situasi. Ketika ia sedang menyamar, ia sangat lah terkejut karena mengetahui bahwa nama kelompok mereka sangat lah buruk di mata masyarakat. Untuk menjernihkan namanya, Lie Ce Seng dan kelompoknya pun memberikan sebuah pengumuman kepada masyarakat jika malam itu, masyarakat harus menyalakan lampion di depan setiap rumah karena Lie Ce Seng akan memberikan uang ke setiap rumah yang menyalakan lampion. Pada malam harinya, ada sangat banyak yang menyalakan lampion di depan rumah nya dan pada malam itu pun, kelompok Lie Ce Seng melaksanakan aksinya. Karena semua rencana telah tersusun rapi, kelompok Lie Ce Seng pun tidak kesulitan dalam aksinya ketika merampok. Saat itu, hasil curian Lie Ce Seng merupakan hasil curian terbesar yang pernah ia dapatkan. Setelah proses perampokannya berhasil, kelompok Lie Ce Seng pun membagi tugas kepada seluruh anggota kelompok nya dan dalam waktu satu malam, terdapat setumpuk uang pada setiap rumah warga kota yang menyalakan lampion. Karena hal tersebut, nama kelompok Lie Ce Seng pun kembali menjadi bagus dan reputasi nya pun kembali membaik.

Sekian dari kami dan terima kasih.

Leave a Reply

Get more stuff like this
in your inbox

Subscribe to our mailing list and get interesting stuff and updates to your email inbox.

Thank you for subscribing.

Something went wrong.